
Perayaan Hari Batik Nasional SMK Marsudirini Marganingsih: Merajut Warisan, Lestarikan Budaya. Bersama Margaska Menyimpan Kisah Nusantara.
SMK Marsudirini Marganingsih Surakarta menyelenggarakan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh siswa, guru, serta beberapa tamu undangan. Acara ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya batik sekaligus mengasah keterampilan praktis melalui praktik jarik, fashion show, dan penampilan seni.
Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya mengenalkan nilai-nilai budaya sekaligus melatih siswa agar lebih kreatif, percaya diri, dan bangga mengenakan batik. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga sekolah melalui kerja sama dalam persiapan maupun pelaksanaan acara.
Acara dimulai dengan apel pagi pukul 06.45 yang diikuti seluruh siswa dan guru. Setelah itu, MC membuka acara dengan sambutan hangat, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah.
Suasana semakin meriah dengan penampilan Margaska Choir membawakan lagu “Come Share The Lord” dan Daemen Dance yang menampilkan koreografi energik.
Memasuki sesi inti, siswa mendapatkan presentasi materi dari narasumber mengenai filosofi batik dan jarik. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti praktik jarikan, di mana siswa diajak mempelajari teknik meriwu jarik secara langsung.
Kegiatan puncak ditandai dengan fashion show batik, menampilkan kreativitas siswa dalam memadukan busana batik dengan penuh percaya diri di atas panggung. Acara ditutup dengan doa bersama, flash mob tarian Maumere, dan pengumuman pemenang jarikan terbaik.
Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman siswa mengenai filosofi batik dan keterampilan jarikan. Selain itu, beberapa siswa mendapatkan penghargaan sebagai peserta jarik terbaik. Fashion show juga menjadi ajang ekspresi diri siswa untuk tampil percaya diri di depan umum.
“Saya jadi lebih paham cara memakai jarik dengan rapi dan ternyata menyenangkan,” ungkap salah satu siswa kelas X.
“Kegiatan ini sangat bagus karena anak-anak bisa belajar langsung sekaligus melestarikan budaya batik,” tutur Ibu Ana, guru pendamping.
Dengan terselenggaranya peringatan Hari Batik Nasional ini, SMK Marsudirini Marganingsih berharap siswa semakin mencintai warisan budaya bangsa dan mampu melestarikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, terutama panitia, guru, dan siswa yang dengan penuh semangat menyukseskan acara.
