Informasi

Hasil LKS Tk. Provinsi Jawa Tengah

SMK Marsudirini Marganingsih Mewakili Kota Surakarta

Lomba Kompetensi Siswa pada Bidang Desain Grafis, Maju Tingkat Jawa Tengah


Lomba Kompetensi Siswa adalah kompetisi tahunan antar siswa pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian yang diajarkan pada SMK peserta. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Provinsi Jawa Tengah yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada kompetisi keahlian tingkat nasional. Pemenang LKS tingkat Provinsi akan mewakili Provinsi Jawa Tengah ke ajang LKS SMK Tingkat Nasional. Siswa yang mengikuti LKS adalah siswa terbaik dari kabupaten/kota yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten/kota. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong semangat berprestasi peserta didik SMK yang diadakan setiap tahun dan sebagai upaya mempromosikan lulusan SMK kepada dunia usaha/dunia industri serta pemangku kepentingan lainnya.

Sejak memperoleh prestasi Peringkat Pertama pada LKS tingkat Kota Surakarta tahun 2022, SMK Marsudirini Marganingsih yang diwakili oleh Maura Gresia Setianingrum dari Program Keahlian Desain Komunikasi Visual melaju kembali sebagai delegasi dari Kota Surakarta untuk Lomba Kompetensi Siswa tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Bidang Desain Grafis. Pada kesempatan ini, Maura kembali membawa nama harum sekolah sekaligus Kota Solo dengan memboyong peringkat Runner Up LKS tingkat Provinsi Jawa Tengah Bidang Desain Grafis 2022.

Berikut ini liputan hasil wawancara dengan Maura Gresia Setianingrum – peserta yang telah memenangkan LKS tingkat Jawa Tengah tersebut dari mulai persiapan hingga memperoleh Juara Kedua. Menurutnya perolehan Juara Kedua ini merupakan mukjizat, karena hampir persiapannya sangat pressure sekali. Waktu untuk berlatih kejar-kejaran dengan kegiatan Ujian Sekolah dan UTBK, mengingat Maura saat ini duduk di kelas XII DKV. Tidak ada situasi yang bisa membuat tidur nyenyak selama dua bulan terakhir menjelang LKS. Semuanya berjalan begitu cepat dan hanya kekuatan doa yang mampu mengalahkannya.

Tegang dan sempat tidak fokus mewarnai pikirannya selama lomba yang berlangsung selama tiga hari. Saat hasil seluruh karya peserta sudah dapat dilihat secara virtual melalui aplikasi Artsteps hanya ada satu kata yakni “Pasrah”.

“Paling di urutan 20 besar, soalnya kompetitornya keren-keren”, ungkap Maura dengan nada rendah menunjukkan kepasrahan hatinya.

Namun sungguh di luar dugaan, Tuhan seolah-olah seperti membuka tabir mendung dan mencerahkan suasana. Lunas sudah perjuangan yang berdarah-darah ketika Juri Lomba membacakan hasil lomba dan menyatakan peserta dari SMK Marsudirini Marganingsih memperoleh Juara Kedua. Saat itu pula guru pendamping (Bp. Aditya) melonjak kegirangan sementara Maura sendiri hanya bisa tersenyum dan menangis, mensyukuri anugerah Tuhan yang luar biasa tersebut. Sontak seluruh media sosial sekolah hujan pujian dan ucapan selamat dari berbagai kalangan.

Proficiat untuk Kak Maura, perjuanganmu adalah prestasi untuk dirimu dan orang-orang yang mencintaimu. Semoga kesuksesanmu menginspirasi kami semua terutama adik-adik kelas yang akan mengikuti LKS tahun berikutnya.

Red. Widi dan Maura

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *