InformasiJurusanSejarah

PELAKSANAAN UN CBT SMK MARSUDIRINI MARGANINGSIH TP. 2017/2018

Pelaksanaan UN berbasis komputer (CBT) di sekolah ini sudah berlangsung sejak pemerintah mendorong agar seluruh sekolah diwajibkan menggunakan komputer di dalam menerima soal maupun pengerjaan jawaban.    Pelaksanaan UNBK SMK Marsudirini pada Tahun Pelajaran 2017/2018 berlangsung selama 4 hari, dimulai hari Senin, tanggal 2 April 2018 hingga Kamis, 5 April 2018. Setiap hari dilaksanakan dua sesi. Sesi pertama pukul 07.30-09.30 sedangkan sesi kedua pada pukul 10.30-12.30. Tiap sesi diisi 28 siswa didampingi satu proktor selaku penanggung jawab pelaksanaan di ruangan, satu teknisi dan dua orang pengawas silang dari sekolah lain.

Diawali dengan Uji Coba 1-3 selama tiga bulan sebelum hari H, hingga pendampingan dari Penyelenggara Provinsi Jawa Tengah yang terlaksana di SMK N 2 SKA satu minggu sebelum hari H, menjadikan persiapan UNBK menjadi lebih siap. Pada tahun ini Aplikasi CBT yang digunakan menambahkan menu baru berupa Transfer Response dimana pada menu difungsikan bila sewaktu-waktu terjadi permasalahan dengan server bisa menggunakan menu tersebut yang terkoneksi dengan Flashdisk untuk membackup jawaban peserta didik yang sudah berlangsung. Program ini diwajibkan untuk dipersiapkan meskipun belum tentu digunakan kecuali bila mendesak karena server error. Mengingat pada tahun tahun penyelenggaraan akhir-akhir ini rentan dengan masalah jaringan, baik dari pusat maupun dari server sekolah penyelenggara.

Selama empat hari berlangsung, setiap hari, tiga puluh menit sebelum kegiatan UNBK seluruh peserta dikumpulkan di aula sekolah, berdoa bersama dan sarapan bersama yang telah disediakan oleh panitia. Memasuki hari pertama berlangsung suasana cukup kondusif akan tetapi menurut proktor Bapak V. Widi Martono, S.Kom menyatakan bahwa token hari pertama sebagai kunci masuk soal cukup membuat sedikit kepanikan terutama bagi proktor dan teknisi, karena token baru muncul pada pukul 08.00 yang semestinya pukul 07.20 sudah siap. Kesalahan itu tentu bukan dari pihak sekolah penyelenggara tetapi dari pihak penyelanggara UNBK pusat Jakarta. Kepanikan semakin bertambah karena sekolah lain melalui WA group dinyatakan token sudah muncul tetapi di SMK Marsudirini belum. Upaya proktor yakni menghubungi helpdesk via telepon dan SMS tetapi alhasil SMS tidak terjawab dan via telepon ke UNBK Jateng justru dijawab posko PPDB bukan posko UNBK. Menyikapi situasi semacam itu memang butuh kesabaran dan yang terpenting adalah jangan sampai peserta ikut panik. Situasi kelas harus tetap tenang dan kondusif. Catatan lain pada saat proses berlangsung beberapa kali proktor harus melakukan reset peserta karena pada komputer peserta ada yang beberapa logout sendiri. Yang lain lagi ada peserta yang harus pindah tempat ke komputer cadangan karena komputer mengalami hang.

Kunjungan Ibu Dra. Retnaningsih selaku Pengawas Sekolah pada hari kedua menyemangati peserta UN. Seluruh peserta pada sesi kedua bersalaman dan mohon doa restu dari Ibu Pengawas. “Semoga lancar ya, Nak”kata Ibu pengawas memberikan semangat.

Program pengawasan silang penuh yang ditetapkan oleh MKKS, UNBK tahun 2018 ini juga cukup ketat. Setiap sekolah penyelanggara yang melaksanakan UNBK pada setiap ruang, bila diisi lebih dari 20 peserta maka pengawas harus dua orang. Situasi proses pengawasan bisa dikatakan cukup baik karena baik peserta, kondisi dan kenyamanan ruangan maupun kinerja pengawas terkondisi dengan baik.

Kegiatan laporan baik hardcopy yang harus dikirim ke rayon (SMK 4 SKA) cukup simple yakni hanya Berita Acara dan Daftar Hadir peserta. Sementara softcopy yang diupload di web UNBK masih seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sukses SMK Bisa….!!

One thought on “PELAKSANAAN UN CBT SMK MARSUDIRINI MARGANINGSIH TP. 2017/2018”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *