AKSI & KREASI
Bikin Proposal Kegiatan? Siapa Takut? Seru kok!
Apalagi Sekalian Belajar Realisasi Kegiatannya!
Ide Tulisan: Kristiana Firdausi, S.Pd — Pembimbing Kegiatan: Agus Yoga Rusminta, S.Pd
Apa yang ada di pemikiran kita ketika kita diminta untuk membuat sebuah proposal kegiatan? Ruwet, ribet, repot?!? Eits, tunggu dulu pembuatan sebuah proposal dengan baik dan benar bisa kita lakukan asalkan kita paham apa itu proposal, tujuan proposal itu dibuat, dan apa saja isi dalam sebuah proposal, nah hal ini bisa diperoleh di mata pelajaran Bahasa Indonesia. Mungkin, kalo hanya sekedar menulis proposal kegiatan di-awang-awang terasa membosankan, kurang menantang, dan kurang greget rasanya. Untuk itu, Bapak Agus Yoga Rusminta S.Pd melakukan aksi pembelajaran kreatif dengan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman.
Untuk materi pembuatan proposal kegiatan, Bapak Yoga sebagai guru pengampu mapel Bahasa Indonesia kelas XI, memberikan project bagi para siswa untuk membuat sebuah proposal kegiatan ‘Berbagi Kasih’, setelah proposal kegiatan selesai dibuat, para siswa benar-benar didaulat merealisasikan kegiatan tersebut. Kegiatan diwujudkan dengan aksi berbagi takjil serta hidangan buka puasa di lingkungan sekitar SMK Marsudirini Surakarta. Para siswa membagikan takjil dan hidangan berbuka puasa kepada masyarakat sekitar.
“Selain para siswa memahami dengan detail dan riil bagaimana menulis proposal kegiatan yang baik dan benar, kegiatan ‘Berbagi Kasih’ ini memberikan pengalaman bagi siswa untuk turut bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, memahami kebahagiaan yang dirasakan ketika bisa berbagi, dan memaknai arti berbagi itu sendiri. Saya senang, anak-anak melaksanakan dengan semangat dan guyub.” Tutur Bapak Agus Yoga Rusminta, S.Pd.
| Memberi adalah kebahagiaan.. |
| Layaknya menanam, suatu saat engkau akan menuainya… |
| -Hilaludin Wahid |
