Informasi

LKS Graphic Design Technology Tingkat Kota Surakarta 2025

LKS (Lomba Kompetensi Siswa) merupakan kompetisi tahunan yang diikuti oleh siswa SMK berjenjang mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Kompetisi ini menguji kemampuan siswa sesuai dengan program keahliannya masing-masing. Pada LKS tahun 2025, mata lomba Graphic Design Technology (GDT) khusus untuk siswa Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) dan bidang terkait. Peserta ditantang untuk membuat branding Kota Surakarta agar lebih menarik dan dikenal luas.

LKS bertujuan menentukan kandidat terbaik yang akan mewakili Kota Surakarta pada LKS GDT tingkat Provinsi Jawa Tengah. SMK Marsudirini Marganingsih Surakarta mengirimkan Ananda Rafi Angga, siswa kelas XII DKV, sebagai wakil setelah melalui seleksi internal yang melibatkan peserta dari kelas X, XI, dan XII DKV.

LKS berlangsung pada 19-20 Februari 2025, pukul 07.30-17.30 WIB, bertempat di SMKN 6 Surakarta sebagai tuan rumah yang berganti setiap tahun. Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari akademisi dan industri, yaitu:

  • Ibu Nidyah Widyamurti, S.Sn, M.I.Kom. (D3 DKV Sekolah Vokasi UNS Surakarta)
  • Bapak Vevry Hari Saputro, S.Sn. (PT Owalah Aksara Interkreasi)

Sebelum lomba, peserta mendapat pembimbingan intensif selama dua minggu dari guru DKV, Bapak Aditya Candra Kartika dan Bapak Ricky Epers Marciano. Lomba berlangsung selama dua hari dengan empat modul:

  • Hari 1:
    Modul 00: Data riset Kota Surakarta
    Modul 01: Branding identity (Mind Mapping, Moodboard, Stylescapes, Logo Alternatif, Logo Final, Guidance Logo)
    Modul 02: Campaign design (desain Print Ad Media, Digital Ad Media, Merchandise Ad Media, dan Environmental Ad Media)
  • Hari 2:
    Modul 03: UI Design aplikasi wisata Kota Solo dan presentasi karya lengkap

Tema utama lomba adalah “Branding Kota Solo sebagai Kota Budaya.” Rafi membuat logo dan kampanye yang mengangkat budaya lokal sekaligus aplikasi yang memudahkan wisatawan berkunjung ke Solo.

Ananda Rafi Angga meraih Juara 3 dalam LKS GDT tingkat Kota Surakarta.

“Lomba LKS sangat menantang dan menguras energi karena misi yang diberikan cukup kompleks dengan waktu yang singkat. Saya bersyukur mendapat juara 3, namun selisih dengan juara 2 dan 1 cukup tipis. Saya ingin mencoba lagi tahun depan, walaupun sudah kelas XII,” ujar Rafi.

Harapan ke depan SMK Marsudirini Marganingsih Surakarta dapat terus berpartisipasi dan berusaha meraih prestasi terbaik agar dapat mewakili Kota Surakarta di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sekolah pernah mendapatkan juara 2 di tingkat Provinsi pada beberapa tahun lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *