Informasi

VISUALISASI STIGMATA SANTO FRANSISKUS DI SMK MARSUDIRINI SOLO

Pada hari Selasa, 17 September 2024, SMK Marsudirini Solo menggelar kegiatan drama visualisasi Stigmata Santo Fransiskus yang melibatkan seluruh warga sekolah. Acara ini dipenuhi dengan semangat Bapa Fransiskus, yang mengajarkan nilai-nilai luhur cinta kasih, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap sesama.

Pembukaan yang Khidmat

cara dimulai dengan prolog berupa sambutan dari Ibu V. Etyk Kristianti, S.Pd, selaku Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, Ibu Etyk mengajak semua peserta untuk merenungkan ajaran Bapa Fransiskus dan bagaimana nilai-nilai tersebut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

sekolah.
Sebagai pembuka, seluruh peserta menyanyikan lagu yang terinspirasi dari Santo Fransiskus dan Doa Pembawa Damai yang diajarkan oleh Bapa Fransiskus. Suasana terasa khidmat dan penuh harapan.

Pembukaan Drama dan Tarian Burung

Acara dilanjutkan dengan pembukaan drama yang dimulai dengan tarian burung, menggambarkan cinta Bapa Fransiskus terhadap alam dan semua makhluk. Penampilan ini memukau penonton dan menambah keindahan suasana.

Drama Visualisasi yang Menggugah

Drama visualisasi yang dipandu oleh Bapak V. Widi Martono berhasil menghadirkan kisah hidup Santo Fransiskus dengan sangat apik. Bapak Zakha berperan sebagai tokoh utama, Bapa Fransiskus, dan penampilannya mampu menyentuh hati penonton. Dalam drama tersebut, nilai-nilai seperti kasih sayang, pengorbanan, dan kepedulian terhadap lingkungan diperlihatkan dengan sangat jelas.

Para guru dan siswa yang berperan sebagai tokoh-tokoh lain dalam drama juga menunjukkan kemampuan akting yang luar biasa, membuat cerita menjadi hidup dan berkesan. Penonton terlihat terhanyut dalam alur cerita yang menggugah semangat.
Apresiasi dan Perhatian dari Masyarakat

Kegiatan ini tidak hanya berhasil menyentuh hati seluruh warga sekolah, tetapi juga menarik perhatian Yayasan Marsudirini Pusat Semarang. Mereka memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan acara ini.

Selain itu, kegiatan ini mendapat perhatian luas di dunia maya, dengan banyak komentar positif dan pujian dari masyarakat yang menyaksikan melalui platform digital. Video dan foto kegiatan ini dibagikan di media sosial, mendapatkan respons hangat dari berbagai kalangan.

Kesimpulan

Drama visualisasi Stigmata Santo Fransiskus di SMK Marsudirini Solo sukses menyampaikan pesan-pesan luhur dari Bapa Fransiskus dengan cara yang meriah dan menyentuh. Acara ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya warga sekolah, tetapi juga sebagai wadah untuk merenungkan dan mengimplementasikan nilai-nilai cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari. Semoga semangat Bapa Fransiskus terus menginspirasi kita semua dalam membangun kebersamaan dan kepedulian di lingkungan sekolah dan masyarakat.




Ide oleh: V. Widi Martono, S.Pd, S.Kom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *